• Follow us :
  • Facebook_Agen_bola
  • Twitter_Agen_bola_terkini
  • google+_Agen_bola
  • LinkendIN_Agen_bola
  • Pinterest_Agen_bola
Agen-Bola
Banner-Agen-Bola

Prandelli Tolak Tawaran Leicester City

admin BERITA BOLA
19/03/2017 | 20:08
Prandelli Tolak Tawaran Leicester City

Cesare Prandelli Tolak Tawaran Leicester City

Agen Bola Tangkas – Mantan pelatih klub LaLiga Spanyol Valencia, Cesare Prandelli, dikabarkan langsung menolak pendekatan yang telah dilakukan oleh juara liga Premier Inggris musim lalu, Leicester City, alasan pelatih berusia 59 tahun tersebut menolak melatih Leicester City karena melihat dari sisi klub yang telah memperlakukan mantan manajernya, Claudio Ranieri yang telah berkontribusi sangat besar namun karena terjadi penurunan performa di liga Premier Inggris, Ranieri harus kehilangan pekerjaannya sebagai manajer Leicester City setelah sembilan bulan setelah dirinya mengangkat tropi juara liga Premier Inggris.

Prandelli yang telah mengundurkan diri sebagai manajer Valencia pada Desember 2016 lalu dan hanya memimpin Valencia sebanyak 10 laga LaLiga Spanyol tersebut mengakui bahwa menjadi manajer klub merupakan pekerjaan yang sangat berat. Butuh waktu untuk memimpin sebuah klub dengan semua pemain dan kru yang ikut berturut serta ambil bagian pada klub tersebut untuk menjalin sebuah kerja sama yang baik antar sesama klub. Prandelli mengakui butuh waktu dua sampai tiga bulan awal untuk menlakukan pendekatan pada awal bergabung dengan suatu klub baru.

Tanggung jawab sebagai sebuah manajer klub sepakbola sungguh berat karena keadaan klub berada di tangan sang manajer serta tanggung jawab akan kondisi yanng sedang terjadi merupakan tanggung jawab seorang manajer. Manajer tidak dapat sembarangan melempar tugas dan kesalahan kepada kru maupun pemain, semua sudah terstruktur dengan baik. Itulah yang dirinya rasakan sebagai sebuah pelatih.

Prandelli memandang hal tersebut kepada Leicester yang telah melakukan keputusan yang salah bagi Ranieri, karena Ranieri telah melakukan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa, yang mungkin belum tentu dapat diulang serta dilakukan oleh orang lain sebagai seorang pelatih yang telah meraih sebuah torpi kemenangan liga terbesar di Inggris dalam waktu satu musim saja lalu kemudian dibuang setelah sembilan bulan masa pengabdiannya.