• Follow us :
  • Facebook_Agen_bola
  • Twitter_Agen_bola_terkini
  • google+_Agen_bola
  • LinkendIN_Agen_bola
  • Pinterest_Agen_bola
Agen-Bola
Banner-Agen-Bola

Gelandang Panama Tewas Terkena Tembakan

admin BERITA BOLA
17/04/2017 | 04:17
Gelandang Panama Tewas Terkena Tembakan

Gelandang Timnasional Panama Tewas Terkena Tembakan

Agen Bola Tangkas – Kabar duka datang dari sepak bola Panama, salah satu pemain timnas Panama, Amilcar Henriquez tersebut dikabarkan meninggal dunia karena menjadi salah satu korban penembakan di kampung halamannya sendiri di Nuevo Colon, Panama.

Henriquez yang berusia 33 tahun tersebut merupakan pemain dari klub lokal negaranya yaitu Arabe Unido tesebut telah mengoleksi 75 caps untuk timnas Panama yang dibelanya sejak tahun 2005.

Henriquez terakhir membela timnas Panama saat Maret lalu ketika Panama bertemu dengan Amerika Serikat dan bermain imbang dengan skor 1-1 dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 kemarin. Tidak disangka pada pertandingan tersebut merupakan kesempatan terakhir bagi Henriquez untuk membela negaranya dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 untuk membawa negaranya bertandingan dengan berbagai negara di seluruh benua dalam pertandingan terbesar di dunia yaitu Piala Dunia yang akan diadakan di Rusia 2018 mendatang.

Dikabarkan kejadian maut yang menewaskan Henriquez tesebut terjadi di sekitar rumah Henriquez sendiri yang ketika saat itu Henriquez sedang keluar bersama kedua temannya, Josemar Pedro dan Delano Wilson, mereka bertiga bertemu dengan seorang yang tidak dikenal yang sedang mengendarai sebuah mobil bewarna merah dan tidak diketahui asal usulnya, orang asing tersebut membawa senjata api dan menembakan kepada Henriquez dan dua temannya. Saksi mata yang melihat kejadian tersebut langsung membantu Henriquez dan kedua temannya untuk mendapatkan pengobatan dirumah sakit terdekat. namun di perjalanan menuju rumah sakit, nyawa Henriquez tidak tertolong lagi dan langsung meninggal diperjalanan, kedua temannya masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Mendengar kabar duka tersebut, Presiden Panama, Juan Carlos Varela membuka suaranya untuk berusaha menangkap pembunuh tersebut